3 Buku yang Bisa Membuatmu Bergidik Ketakutan


Adakalanya, membaca buku bisa memerikan efek ngeri yang jauh lebih mencekam ketimbang menonton film. Tak lain karena dengan membaca buku kita memiliki ruang imajinasi lebih luas dan tidak terbatas oleh skenario sutradara.

Sebelumnya pun sudah dituliskan daftar tiga buku yang bisa membuat bergidik ketakutan. Akan tetapi, jika kamu merasa semua cerita yang telah kamu simak sejauh ini masih belum ada yang cukup menakutkan, mungkin kamu bisa mencoba membaca tiga buku lainnya di bawah ini.

Fledgling

Dalam novel terakhirnya, penulis fiksi ilmiah yang kesohor, Octavia E. Butler, mengubah genre tulisannya menjadi horor. Ia menceritakan kisah Shori, seorang gadis vampir muda yang terbangun di gua yang gelap gulita, terluka parah, lapar, dan.
Shori, yang berkulit hitam, berjuang untuk mendapatkan kendali atas hidupnya dalam menghadapi diskriminasi dari anggota lain (vampir murni dari spesiesnya). Novel mengerikan Butler ini memiliki berfungsi sebagai komentar tentang rasisme, fanatisme, dan perbedaan.



The Turn of the Screw

Seorang governess (pengasuh dan pengajar) mendapatkan pekerjaan di sebuah pedesaan di Inggris. Ia bertanggung jawab atas dua anak yatim piatu yang pendiam, yaitu Miles dan Flora. Setelah tinggal di rumah terpencil, ia pun mulai melihat seorang pria dan wanita aneh berkeliaran di sekitar perkebunan.

Sejak penampakan sosok misterius, ketakutan si governess semakin besar dan ia menjadi yakin bahwa kedua anak yang diasuhnya diam-diam menyadari kehadiran hantu-hantu ini.
Dalam novelnya yang mengerikan, Henry James menciptakan rasa ambiguitas dan ketegangan yang meresap dan meresahkan. Kita pun sebagai pembaca dibuat bertanya-tanya: apakah hantu-hantu ini benar-benar ancaman bagi anak-anak? Atau apakah penampakan itu hanya ada dalam pikiran si governess?

Haunted

Tak asing mendengar nama Chuck Palahniuk. Seorang novelis Amerika Serikat yang mengarang novel Fight Club (yang filmnya dibintangi oleh Brad Pitt).
Baginya, cerita horor haruslah sesuatu yang didasarkan pada dunia biasa, tanpa monster, supernatural, atau sihir. Itulah mengapa karyanya yang berjudul Haunted amat terasa menindas batin kita sebagai pembaca, meski tidak ada kemunculan sosok mistis sekalipun.

Ini adalah kumpulan cerita pendek paling mengganggu pikiran yang pernah ditulis oleh Palahniuk. Kabarnya, saat Palahniuk membaca bukunya di depan umum, ia menyebabkan beberapa penonton pingsan akibat tak tahan mendengar cerita.

Kisah horor memang menimbulkan candu yang unik. Kita bisa menjadi takut saat menyimaknya, tetapi setelah selesai dengan satu cerita kita juga biasanya lanjut ke cerita berikutnya. Tantanglah dirimu untuk membaca buku-buku itu menjelang malam. Itu pun kalau kamu berani.

Baca juga

Posting Komentar